Cara Ajaib Penyelamat
Memang siapa yang pernah membayangkan manusia itu akan bersujud lebih lama dari biasanya. Bahkan rasanya lebih banyak waktu berdiri dan rebah dari pada sujudnya.
Memang siapa yang pernah membayangkan wajahnya familiar di rumah ibadah. Bahkan rasanya lebih banyak waktu yang ia habiskan di ruang kerja.
Memang siapa yang pernah membayangkan raganya terjaga di tengah dingin subuh—tegak dan sujud dalam pelukan doa? Nyatanya, sering kali serial pertarungan yang mengacaukan tidur terasa lebih menarik.
Ternyata begitulah cara Tuhan merindukan hamba-Nya. Meski kenyataannya manunsialah yang butuh sujud, kerapkali kita menjadi haru dengan kenyataan yang lain, bahwa: Ia yang Maha Pengasih nan Maha Penyayang juga merindukan doa-doa yang melangit dari kita si ciptaan-Nya.
Meski nyatanya manusialah yang butuh "bicara", kerapkali kita menjadi haru dengan kenyataan kalau Ia rindu "mendengarkan" kita si ciptaan-Nya.
Di sinilah kita harus percaya dalam setiap kegagalan adalah cara Tuhan menyelamatkan.
MasyaAllaaahh
BalasHapus